Selasa, 16 Juli 2013

1. Prosedur Pemberian Obat Pada Mata



Prosedur
Rasional
  1. Cuci tangan
  2. Pakai sarung tangan jika terdapat secret
  3. Bersihkan mata dengan kapas basah lebih dulu jika ada secret
  4. Jelaskan prosedur kepada klien
  5. Cek nama obat, dosis dan tanggal kadaluwarsa obat
  6. Anjurkan klien tengadah dan melihat keatas
  7. Tarik kelopak bawah ke bawah melalui tulang pipi, pegang kulit palpebra bawah dengan ibu jari dan jari telunjuk serta tarik ke depan
  8. Pegang botol seperti memegang pensil dengan ujung di bawah
  9. Letakkan pergelangan tangan yang memegang botol pada pipi klien
  10. Tekan botol secara pelan pada fornix inferior
  11. Secara pelan lepaskan palpebra bawah
  1. Instruksikan klien untuk menutup mata secara perlahan, jangan menekannya
  1. Tunggu 5 – 10 menit sebelum meneteskan obat tetes yang lain
Menghilangkan mikroorganisme permukaan 
Melindungi dari pemajanan terhadap sekresi
Mengurangi kecemasan klien
Menjamin ketepatan medikasi (obat yang dapat mengalami perubahan struktur kimia)
Memposisikan kepala untuk jalan termudah pada struktur mata
Membentuk kantong tempat meneteskan obat mata
Memudahkan mengontrol botol
Mengarahkan botol ke bola mata tanpa menyentuh bola mata atau bulu mata
Memungkinkan tetesan jatuh kedalam kantong
Mencegah tumpahnya obat
Meratakan obat (penekanan menyebabkan obat tertekan ke dalam system nasolakrimalis yang menurunkan absorpsi obat
Meningkatkan absorpsi obat yang maksimal


Catatan
Tetes mata jangan dihangatkan sebelum penetesan, karena panas dapat mempenagruhi kestabilan struktur kimia obat
Laporkan pada dokter apabila setelah penetesa obat mata, klien mengeluh adanya iritasi kulit atau rasa panas / kaku karena mungkin merupakan petunjuk adanya alergi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar